MULIA LESTARI
Home Tentang Kami Fasilitas Produk Karir Blog Kontak Kami FAQ
Berita Mulia Lestari

Tren Corak Kain 2026 yang Mengubah Arah Struktur Tekstil Modern

25 Nov 2025 · 11 menit baca

Banner

Dunia tekstil terus mengalami perubahan yang menarik menjelang tahun 2026. Jika sebelumnya fokus tren lebih banyak pada warna dan motif visual, kini industri mulai memberi perhatian besar pada struktur kain, yaitu corak material seperti lacoste, piqué, jersey, rib, waffle, interlock, hingga matador. Struktur kain bukan sekadar tampilan permukaan, tetapi berpengaruh pada fungsi pakaian: mulai dari sirkulasi udara, rasa nyaman, elastisitas, hingga nilai estetika. Berdasarkan laporan dari Première Vision, Italtex Trends, Italian Fashion Sourcing, dan beberapa artikel fabrik global, terlihat bahwa tahun 2026 akan mengarahkan industri tekstil pada struktur kain yang lebih fungsional, breathable, dan memiliki sentuhan premium. Berikut rangkuman lengkap tren corak yang akan mendominasi dunia tekstil pada 2026.


1. Piqué & Lacoste Modern Makin Diminati untuk Polo dan Activewear

Kain dengan corak piqué dan lacoste menjadi salah satu struktur kain yang terus relevan setiap tahunnya, tetapi di 2026 akan hadir dalam versi yang lebih modern. Menurut analisis Italtex Trends, knitwear 2026 bergerak ke arah struktur dengan tekstur lebih halus, breathable, serta menggunakan serat campuran natural dan sintetik. Piqué dan lacoste kini dikembangkan dengan:

  • benang yang lebih halus untuk tampilan premium
  • campuran cotton, CVC, bamboo, atau Tencel
  • struktur honeycomb yang lebih open untuk ventilasi
  • finishing anti-bakteri atau anti-bau

Corak ini sangat kuat untuk kategori polo shirt premium, seragam kantor modern, sport casual, hingga athleisure, sehingga diprediksi tetap menjadi salah satu struktur terlaris pada 2026.

2. Jersey Lebih Ringan, Flowy, dan Ramah Kulit

Jersey adalah struktur kain paling flexible dan versatile, dan pada 2026 kehadirannya semakin kuat berkat meningkatnya permintaan pakaian yang nyaman dan fungsional. Laporan Italian Fashion Sourcing dan Regentech menunjukkan bahwa jersey ringan (lightweight jersey) dan engineered jersey akan menjadi fokus produksi.

Karakteristik jersey 2026:

  • sangat ringan dan halus
  • stretch natural lebih nyaman
  • cocok untuk layering, activewear, dan fashion harian
  • tampil flowy dengan drape yang lebih mewah

Jersey diperkirakan menjadi pilihan utama untuk t-shirt premium, loungewear, kidswear, innerwear, hingga sportswear ringan.

3. Rib & Interlock sebagai Premium Basic yang Tetap Kuat

Tren 2026 menekankan “premium everyday wear,” dan ini membuat rib knit dan interlock sangat diminati. Struktur rib yang elastis dan interlock yang rapat-chunky memberikan kesan bersih, minimalis, dan high-end.

Arah tren rib & interlock tahun 2026:

  • rib halus untuk tanktop & basic wear
  • rib lebar untuk fashion modern
  • interlock lembut untuk premium tee dan dress casual
  • kombinasi rib dan spandex untuk elastisitas ekstra

Struktur rib dan interlock juga cocok untuk material berkelanjutan seperti bamboo dan Tencel, sehingga semakin relevan untuk koleksi bahan eco-friendly.

4. Waffle, Matador, dan Tekstur 3D Naik Daun

Menurut tren dari Première Vision SS26, struktur kain dengan tekstur timbul 3D, termasuk waffle, matador, basket knit, micro-checks, dan open-work knit, akan menjadi sorotan utama.

Alasan struktur ini naik daun:

  • memberikan dimensi visual menarik
  • nyaman dan breathable
  • tampil premium tanpa membutuhkan motif tambahan
  • Waffle & matador sangat cocok untuk:
  • outerwear ringan
  • streetwear
  • athleisure
  • loungewear premium

Struktur ini memberi kesan modern, clean, dan ready-to-wear untuk pasar 2026 yang mendambakan kenyamanan dan gaya minimalis bertekstur.

5. Fabric Engineering: Struktur Kain yang Lebih “Cerdas”

Tren tekstil global juga mengarah pada engineered knit structures, yaitu struktur kain yang dirancang untuk fungsi tertentu. Insight dari Regentech 2026 menunjukkan bahwa teknologi knitted engineering semakin populer.

Contohnya:

  • struktur ventilasi di area tertentu (untuk sportswear)
  • struktur tebal-tipis dalam satu kain
  • seamless knit (tanpa sambungan)
  • struktur mesh terintegrasi
  • Corak seperti ini sangat tepat untuk produk:
  • sportswear professional
  • yoga & athleisure
  • t-shirt premium ventilated
  • active lifestyle apparel

Struktur kain tidak lagi sekadar estetika, tetapi bagian dari performa produk.

Kesimpulan

Tren corak kain 2026 bergerak ke arah struktur yang lebih fungsional, breathable, dan premium, menggabungkan kenyamanan alami dengan teknologi modern. Piqué dan lacoste tetap populer dalam versi lebih halus dan airy. Jersey hadir lebih ringan dan flowy. Rib, interlock, waffle, dan matador mendominasi pakaian basic premium serta athleisure. Sementara itu, engineered knit structures menjadi bukti bahwa struktur kain kini memiliki fungsi yang semakin penting.

 

Bagi industri tekstil, tren ini membuka peluang besar untuk menghadirkan kain dengan struktur yang relevan untuk pasar premium dan sustainable, memperkuat posisi produsen sebagai bagian penting dalam perkembangan fashion modern.
 


Baca Juga: Tren Warna 2026 yang Siap Mengubah Arah Fashion dan Tekstil

Share:
Tags:
Tren Corak Kain 2026 yang Mengubah Arah Struktur Tekstil Modern